www.SAP.or.id

Active Fuse

Contact info
Laman Utama


Click Here For English Page    UK

Background
What is
Fitur
Fisik
Sound effect
How to use

All1




 


Sekering atau fuse adalah bagian penting dalam jaringan supply listrik ke suatu peralatan, karena tanpa kehadiran fuse  akan terjadi aliran listrik jauh melebihi batas yang diperbolehkan ketika ada kerusakan dalam peralatan.
    Seara teoritis fuse harus memiliki nilai resistansi yang besarnya adalah nol sehingga tidak terjadi drop tegangan pada saat fuse dialiri arus listrik. Namun pada kenyataannya fuse selalu memiliki nilai resistansi tertentu tergantung rating  dan kualitas dari produk fuse  itu. Adanya resistansi pada fuse mengakibatkan terjadinya drop tegangan dan panas pada fuse ketika dialiri arus listrik.  Sebelum mendapat inspirasi untuk menciptakan Active Fuse saya pernah melakukan pengukuran resistansi pada fuse yang saya tuangkan dalam dalam sebuah tulisan  dan saya tempatkan di link berikut ini.   http://www.sap.or.id/Ngukur_Resistansi_Fuse.html


    Adalah tidak mungkin bagi fuse konvensional untuk tidak memilik resistansi, karena ketika bekerja membatasi arus maka konduktor pada fuse konvensional harus mengalami tiga keadaan yaitu :
1. Kepanasan
2. Terbakar
3. Putus.
Agar bisa melakukan tiga fungsi di atas  maka konduktor yang ada dalam fuse konvensional harus  memiliki resistansi, dan cara yg dilakukan agar konduktor pada fuse konvensional bisa memiliki resistansi adalah dengan membuat konduktor ini tipis, bahkan lebih tipis dari rambut manusia. Sebaliknya jika fuse terbuat dari bahan yg memiliki resistansi rendah atau nol, maka fuse tidak akan putus ketika ada arus berlebihan yg mengalir lewat fuse tersebut.



Konvensional
Fuse Konvesional

Dalam konteks dunia audio adanya resistansi bisa mengakibatkan penurunan kualitas suara dari system audio  yang menggunakan fuse.
Sebagai respon inovatif dari realita ini saya terinspirasi untuk menciptakan sebuah alah yang saya beri nama Active Fuse.



Active Fuse adalah sebuah peralatan yg saya buat dengan tujuan untuk menggantikan fuse konvensional yang biasa digunakan padia peralatan audio.  Jika fuse konvensional menggunakan konduktor tipis, yang bahkan bisa lebih tipis dari rambut manusia, dan konduktor ini akan putus ketika dialiri arus listrik yg melebihi rating dari fuse konvensional ini, maka Active  Fuse menggunakan Low Resistance Contact Deivce (LRCD)  untuk memutus atau menyambung kan listrik dari PLN ke peralatan audio.
Di dalam Active Fuse terdapat ampere meter  yg memonitor secara kontinu arus yg melewati peralatan audio, jika arus ini melebihi batas yg diinginkan maka bagian kontrol yang ada pada Active Fuse akan memutus sambungan listrik dari PLN menuju peralatan audio.

Blok2

Active Fuse Connection
     

Secara keseluruhan ada 6  fitur keunggulan yg dimiliki oleh Active Fuse dibandingkan dengan konvensional fuse yaitu :
1. Presetable Current Rating
     Rating arus pada Active Fuse biasa di set untuk berada pada nilai 0,5A sampai maksimum 10A dengan resolusi 0,1A
2. Presetable Fuse Respon
     Respon dari Active Fuse bisa dipilih untuk bekerja dengan respon Fast ataupun Slow Blow
3. Turn On Delay
    Ketika pertama kali dinyalakan maka Active Fuse akan memberikan tundaan sekian detik sebelum menghubungkan listrik dari PLN ke
    peralatan audio.     Besarnya tundaan waktu ini   bisa dipilih antara 5 detik sampai 99 detik.
4.  Low Contact Resistance
     Karena menggunakan LRCD  maka resistansi kontak dari Active Fuse bisa serendah 7 miliohm
5.  Long Life
     Fuse konvensional akan putus ketika dialiri arus yg melebihi rating ampere nya, dan setelah itu tidak dapat digunakan lagi. Lain halnya dengan
     Active Fuse, yang  masih bisa digunakan setelah dilewati arus listrik yg melebihi nilai setting nya.
6. Zero Crossing Contact.
    Sebelum menghubungkan listrik PLN ke peralatan audio maka Active Fuse akan memonitor dahulu apakan amplitudo listrik PLN berada pada
    titik nol, jika ya  barulah Active Fuse  menghubungkan listrik PLN ke peralatan audio, dengan fitur ini akan dapat dicegah MCB pada rumah
    anda turun saat    menyalakan peralatan    audio yang daya awalnya besar.Penjelasan secara detail mengenai Zero Crossing Contact dapat anda
     baca di link berikut ini :             
    http://www.sap.or.id/Zero_Crossing_Contact.html



Tiga fitur portama yg disebutkan di atas, yaitu Current Rating, Respon dan Turn On Delay,  bisa diubah ubah sesuai dengan kebutuhan jika Active Fuse digunakan pada peralatan yg berbeda.


Active Fuse  secara fisik tersusun atas dua bagian yaitu Active Fuse  Unit dan Active Fuse Communicator. Active Fuse Unit adalah bagian dimana terdapat LRCD, ampere meter,dll
Active Fuse Communicator adalah bagian yg berfungsi untuk melakukan setting parameter dari Active Fuse Unit.
Saya sengaja memisahkan Active Fuse Unit dengan Communicator nya agar supaya dimensi dari Active Fuse Unit bisa diperkecil dan harganya juga bisa lebih murah.
Active Fuse Communicator hanya digunakan jika anda ingin merubah parameter kerja dari Active Fuse Unit.. Jika anda memiliki lebih dari 1 unit Active Fuse Unit, maka anda cukup memiliki 1 unit Active Fuse Communicator yg bisa digunakan untuk semua Active Fuse Unit yang anda miliki.
Jika anda merasa tidak perlu merubah ubah parameter dari Active Fuse Unit, maka anda tidak perlu membeli Active Fuse Communicator,  dan setting parameter bisa saya yang melakukannya.



Menurut penilaian  subjectif saya, penggunaan Active Fuse memberikan pengaruh yang sangat positif dalam hal
1. Suara Bass lebih deep dan tight
2. Sound stage lebih lebar dan jelas
3. Dept lebih luas dan dalam
4. Suara dari system lebih nyaman didengar dan menghilangkan lelah telinga (ear fatique)




Cara Menggunakan Active Fuse Communicator
Video mengenai cara penggunaan Communicator bisa anda lihat pada link You Tube ini :
https://youtu.be/ADBJY7_hmpE
Sebelum menggunakan Active Fuse maka konvensional fuse yang ada pada peralatan harus diganti dulu dengan jumper fuse. Jika perganttian ini tidak dilakukan maka dampak positif dari Active Fuse tidak akan didapat, karena listrik akan tetap melewati konvensional fuse.
Setiap unit Active Fuse  disupply dengan 2 jumper fuse yaitu yang berurukran 5x20 mm dan 6x30 mm untuk menggantikan fuse konvensional yang ada. Jumper Fuse ini terbuat dari batang tembaga murni yang mampu dialiri arus sampai sebesar 200A
Active Fuse memiliki 2  kabel keluaran,  keluaran yg satu dilengkapi dengan power plug, keluaran ini untuk dihubungkan ke power distributor, dan keluaran yang satu lagi dilengkapi dengan IEC plug untuk disambung ke peralatan audio.



 
Jumper

Cooper Based Jumper Fuse



Berikut ini adalah menu menu yang ada pada Communicator berikut penjelasaan fungsinya. Untuk berpindah dari satu menu ke menu lain bisa dilakukan dengan menekan tombol "Menu"
 

* Menu Fuse Rating, menu ini berguna untuk men set nilai rating dari Fuse. Dengan menu ini bisa dipilih rating fuse mulai dari 0.5A sampai 10A
   dengan    resolusi 0.1A.. Memilih rating yang diinginkan bisa dilakukan dengan menekan tombol (-) dan (-) untuk turun dan naik nilai rating.

Rating


* Menu Fuse Respon, menu ini digunakan untuk memilih respon dari fuse yaitu SloBlo atau Fast, dengan cara menekan tombool (-) dan (+)

Respon

* Ini adalah Menu Turn On Delay, untuk menentukan berapa lama tundaan yang diinginkan setelah Active Fuse dinyalakan. Minimum Delay adalah 5detik dan maksimum 99 detik.


TOD


* Setelah ketiga spesifikasi  di atas dipilih,  maka data nya dapat di simpan ke Active Fuse Unit dengan menu Save, tampilannya adalah seperti pada gambar berikut ini 
Save


* Untuk memastikan apakah data yang baru saja disimpan sudah benar benar masuk ke dalam Active Fuse Unit, maka menu READ bisa digunakan untuk membaca data yang ada di dalam Active Fuse Unit.
Read


* Sebagai contoh hasil pembacaan data dari Active Fuse Unit adalah seperti pada gambar di bawah ini. Bisa dilihat pada baris kedua pada display data fuse yg sudah disimpan. Dari kiri ke kanan Rating, Respon dan Turn On Delay

Data


Setelah setting spesifikasi fuse selesai dilakukan, data fuse bisa ditulis manual pada stiker dan di tempel di atas Active Fuse Unit supaya tidak terlupakan.
Stiker untuk penulisan spesifikasi juga disupply bersama dengan unit. Gambar berikut ini adalah contoh.

plate