www.SAP.or.id


Balik ke LFG

Mengurangi bawel pada manula dengan LFG

Latar Belakang
Gelombang Otak Manusia
Uji Coba
Hasil Uji Coba
Bacaan Referensi


Sumber ide daripada uji coba LFG kali ini adalah kondisi rumah tangga, yang banyak dialami oleh pasangan suami istri yang tinggal bersama dengan orang tua/mertua.
Bersama dengan istri, saya tinggal serumah dengan Mama saya yang saat  ini sudah berusia 73 tahun karena saya adalah  anak  tunggal dari Mama saya.
Walaupun sudah berusia 73 tahun  Mama saya masih memiliki kebugaran fisik yang sangat baik,  sebagai orang yang sudah berusia 73 tahun tentunya ada beberapa masalah kesehatan yang dihadapi oleh Mama tapi masalah kesehatan tsb tergolong ringan dan secara keseluruhan kesehatan Mama masih sangat baik sekali.

Dalam kurun waktu 2-3 tahun terahir ini saya dan istri mengamati setidaknya ada  2 perubahan signifikan pada  sikap  Mama. 
Yang pertama adalah kebiasannya menaruh barang ketika sedang beraktifitas,  ketika ia menaruh sesuatu di atas meja seringkali ia melepaskan objek
(gelas, piring, dll) yang hendak ditaruh  pada  meja pada saat objek tersebut belum menyentuh meja,  sehingga menimbulkan adanya benturan antara objek dengan meja yang menghasilkan bunyi mengagetkan kami, apalagi kami tinggal di komplek perumahan yang suasananya sangat tenang, sehingga bunyi kecil saja bisa terasa sebagai kegaduhan yang mengagetkan.
Hal yang sama juga terjadi ketika  Mama menaruh objek tertentu di tempat lain selain meja.
 
Perubahan kedua yang kami amati adalah pada saat ini keingintahuan Mama pada berbagai hal menjadi jauh lebih besar dibandingkan pada tahun2 sebelumnya, sehingga saya  banyak mendapatkan  pertanyaan serius  mengenai hal tidak penting bagi kami,  yang saya juga tidak tau jawabannya, atau kalaupun saya bisa menjawab pada ahirnya tidak ada manfaatnya bagi Mama untuk  mengetahui hal2 tersebut.
Hal tidak penting bagi kami yang sering ditanyakan Mama dengan serius umumnya muncul ketika kami menonton TV bersama sama,  contoh hal2 ini adalah
1. Masalah internal KPK (operasi tangkap tangan, penyadapan telpon, dll)
2. Masalah ketatanegaraan
3. Masalah Partai Politik
4. Masalah Kepolisian dan Kejaksaan
5. Dll

Sebagai warga negara sipil  biasa yang tidak punya akses ke pemerintahan dan juga bukan dari latar pendidikan politik,  tentu saja saya sangat kesulitan dan tidak mampu menjawab pertanyaan2 tersebut di atas.
Hal tidak  penting lainnya bagi Mama untuk  ia ketahui namun sering ditanyakan pada saya adalah bagaimana cara merancang amplifier atau trafo.
Dan seringkali kedua jenis pertanyaan  tersebut muncul pada saat saya sedang serius bekerja, sehingga membuat saya terganggu.
Sebagai cara untuk mengatasi semua masalah2 ini saya mencoba terlebih dahulu memberikan penjelasan pada Mama bahwa tidak perlu baginya untuk mengetahui masalah2 tersebut dan sayapun terus terang mengatakan bahwa saya tidak sanggup menjawab pertanyaannya. Namun walupaun sudah berkali kali penjelasan ini saya berikan tapi tetap saja tidak ada perubahan sikap dari Mama.

Kemudian pada suatu saat tertentu  setelah saya menyelesaikan rancangan  LFG, saya sempat browsing internet untuk mendapatkan pemahaman tentang gelombang otak manusia. Ternyata otak manusia juga memancarkan gelombang elektromagnetik, dan frekuensi gelombang elektromagnetic yang dipancarkan oleh otak manusia juga berbeda beda tergantung pada kondisi  mental/mood nya.  
Penelitian ilmiah mengenai gelombang otak pertama kali dilakukan oleh ilmuwan Jerman bernama Hans Berger pada tahun 1924, saat itu ia menemukan gelombang otak alpha.
Dari penelusuran lebih lanjut  ditemukan  bahwa otak manusia secara keseluruhan bisa  menghasilkan gelombang elektromagnetic dalam 4 spektrum berbeda yaitu


Spektrum Gelombang Otak Manusia

Spektrum Delta
Spektrum ini memiliki frekuensi  1-4Hz, spektrum ini dihasilkan ketika seorang sedang tidur  dengan berbagai kondisi.  Ketika orang sudah mulai mengantuk, maka gelombang otak yg dihasilkan berada pada frekuensi 5Hz. Dan ketika tertidur pulas gelombang otaknya berada pada frekuensi 3-4Hz.
Salah satu frekuensi keluaran yg dimiliki oleh LFG adalah Sinus 5Hz, dan memang saya menyiapkan frekuensi ini bagi yg mengalami insomnia agar bisa terbantu mencapai kondisi tidur.

Spektrum Theta
Spektrum ini memiliki frekuensi 5-7Hz, spektrum ini dihasilkan ketika seorang berada dalam keadaan terjaga namun santai dan tidak dalam keadaan konsentrasi penuh.
Berdasarkan informasi yg saya dapat ketika menonton siaran TV yg membahas mengenai gelombang otak, saat seorang baru bangun tidur  maka gelombang otaknya
akan berada pada spektrum ini.

Spektrum Alpha
Spektrum ini memiliki frekuensi 7-12Hz, spektrum  ini dihasilkan ketika orang berada dalam keadaan antara relax, menjelang serius dan dalam kontrol emosi yang baik.  Gelombang resonansi bumi  yang ditemukan oleh W.O. Schumann pada tahun 1952 berada pada frekuensi 7.83Hz,
Alam semesta adalah ciptaan Tuhan, dan karena saya percaya bahwa Tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu secara kebetulan tanpa perhitungan terbaik, maka atas dasar fakta ini saya menyimpulkan bahwa  jenis karakter yang Tuhan inginkan dari kita untuk ditampilkan secara umum/sering adalah penampilan yang lembut, tidak agresif menyerang orang lain, penuh kontrol emosi dan kendali diri serta tentunya dengan banyak bentuk jenis pengendalian diri lainnya.
Bagi anda yang beragama Kristen karakter jenis ini ada  banyak  cocoknya  dengan apa yang disebutkan dalam Galatia 5: 22-23 tentang buah buah  Roh
"
Galatia 5: 22-23
Tetapi buah  Roh  ialah: kasih,  sukacita, damai sejahtera,  kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
 kelemahlembutan, penguasaan diri.  Tidak ada hukum  yang menentang hal-hal itu.

"


Spektrum Beta
Spektrum ini memiliki frekuensi 12-40Hz, spektrum  ini dihasilkan ketika orang berada dalam keadaan mulai dari serius, sangat serius, sampai stress.


Uji Coba
Berdasarkan atas  informasi tentang gelombang otak manusia yang saya rangkum  di atas, saya berasumsi bahwa kemungkinan gelombang otak Mama berada di spektrum Beta, sehingga terlihat Mama agak grasak grusuk ketika bekerja dan  punya banyak keingintahuan mengenai hal hal yang tidak penting baginya.
Saya juga berasumsi bahwa untuk mengatasi masalah sikap Mama , harus dilakukan suatu upaya untuk meregulasi gelombang otak Mama supaya berada di spektrum Alpha, lebih tepatnya pada frekuensi 7.83Hz.  
Dan tentunya langkah paling praktis yang bisa saya lakukan pada kondisi ini adalah menempatkan LFG pada  lokasi di mana Mama paling sering beraktifitas.
Lalu saya pun meletakkan LFG   pada  lokasi dimana Mama paling sering berada yaitu dekat dapur.

BWL1
Mama sedang sibuk di dapur


BWL2
LFG  pada frekuensi 7.83Hz Sinus pada kondisi normal


BLW3
LFG  pada frekuensi 5Hz ketika Mama cenderung banyak bicara


Dalam  situasi normal saya menset LFG pada frekuensi 7.83Hz sinus murni,  dan ketika saya merasakan Mama terlalu banyak bicara dan bekerja agak ceroboh, maka  saya menurukan output dari LFG pada frekuensi 5Hz, yaitu frekuensi ketika orang mulai mengantuk.


Hasil Uji Coba
Sebagai hasil dari upaya ini,  dalam waktu  3-4  hari setelah LFG saya gunakan di lokasi dekat tempat Mama beraktifitas, saya melihat ada banyak perubahan sikap pada Mama.
Dari yang sebelumnya  agak kasar dalam menaruh barang, kini sudah jauh lebih lembut  dan yang semula banyak bertanya tentang hal yang tidak bermanfaat kini sudah sangat berkurang gaya pertanyaan seperti itu.
Memang bawelnya tidak hilang 100%, tapi ada pengurangan yang sangat signifikan, dibandingkan keadaan sebelumnya.



Bacaan referensi :
Brain Computer Interface                :  
https://en.wikipedia.org/wiki/Brain%E2%80%93computer_interface
Brain Computer Infertace and its type :  http://www.e-ijaet.org/media/0001/78I8-IJAET0805886-BRAIN-COMPUTER-INTERFACE.pdf
Alpha Brain Wave   : https://www.psychologytoday.com/blog/the-athletes-way/201504/alpha-brain-waves-boost-creativity-and-reduce-depression

Balik ke LFG

Balik ke Laman Utama