Halaman Utama
Contact Info
Technical Paper
Latar Belakang
Gambar kedua steker
Luas penampang efektif
Pengukuran Resistansi
Keunggulan Konstruksi Fisik Schuko
Kemudahan Penentuan Fase
Uji Dengar
Latar
Belakang
Saya tidak tahu sejak kapan dan
mengapa para penggemar audio di Indonesia lebih cenderung menggunakan
stop kontak dan steker IEC ketimbang Schuko, yaitu steker yang
lebih sering kita temukan dalam kehidupan sehari hari.
Apakah memang IEC yang lebih baik ataukah para penggemar audio hanya
sekedar mengikuti trend yang berlaku tanpa dasar pengetahuan yang tepat
untuk membedakan mana yang baik dan benar.
Pemikiran tersebut di atas mendorong saya melakukan penelitian untuk
mengetahui sesungguhnya IEC atau Schuko yang lebih baik.
Penelitian yang akan saya uraikan pada tulisan ini adalah berdasarkan
tiga hal yaitu
1. Perhitungan luas penampang efektif masing2 terminal/kaki
dari kedua steker
2. Perhitungan langsung resistansi kontak dari masing2 terminal
steker, dengan bantuan CCS ( constant current source). 3. Analisa keunggulan
fisik masing2 steker
Dua dasar tersebut saya pilih karena
kemampuan sebuah steker dalam mengalirkan arus listrik adalah
sangat bergantung pada luas penampang efektif dan juga resistansi
kontak.
Sebagai sample dari penelitian ini saya meggunakan steker dan stop
kontak baik IEC dan Schuko dari sebuah merek peralatan listrik high end
yang sudah tidak diragukan lagi reputasinya.
Gambar Kedua
Steker
Gambar 1, Schuko(kiri)
IEC (kanan)
Pada gambar 1 di atas bisa anda lihat steker IEC dan schuko
yang akan menjadi objek penelitian dari tulisan ini. Schuko adalah steker
yang umum kita gunakan dalam peralatan listrik sehari hari, sedangkan
IEC memiliki 3 kaki seperti terlihat pada gambar 1 bagian kanan.
Sebenarnya ada satu jenis plug lagi yang awalnya ingin saya libatkan
dalam penelitian ini, yaitu steker UK yang umumnya digunakan pada peralatan
AC, namun ahirnya steker UK tsb tidak saya sertakan dengan 3 pertimbangan
sbb :
1. Karena saya kesulitan untuk mendapatkan steker UK yang
berkualitas baik/high end.
2. Steker UK memiliki sekering internal yang berada di dalamnya,
sehingga saya memperhitungkan bahwa keberadaan
sekering internal tersebut ditambah lagi dengan
sekering yang ada dalam peralatan akan membuat steker UK
menjadi tidak kompetitif dalam hal kualitas suara
dibandingkan dengan steker IEC dan Schuko.
3. Selain steker nya, stop kontak UK yang lebih
dari 1 titik juga sangat sulit dicari di pasaran, kecuali yang 1 titik
yang
umumnya digunakan untuk AC.
Luas penampang efektif
Sebagai awal dari penelitian, saya hendak mengajak anda untuk
mengkalkulasi luas penampang efektif dari steker IEC dan Schuko.
Proses penghitungan luas penampang masing masing steker bisa anda
lihat pada gambar 2,3 dan 4 berikut.
* IEC
Gambar
2
Line
6.2x1.6 = 9.92 mm
Netral
6.2x1.6 = 9.92 mm
Arde
1x1.4 = 14
mm (kira-kira)
Karena bentuk arde yang sulit diukur maka nilai tsb adalah
nilai pendekatan/kira2
*Schuko
Gambar 3
Gambar 4
Line
0.25 x pi x (4.75)2 = 17.7mm2
Netral
0.25 x pi x (4.75)2 = 17.7mm2
Arde
2x 6 x 0.9
= 10.8 mm2
(2 x lebar=6mm x tebal=0.9mm, dikali dua karena
ada di
dua
sisi)
Tabel 1, Luas Penampang kaki
Luas Penampang Efektif Masing2 Kaki (mm2)
|
IEC
|
Schuko
|
Line
|
9.92
|
17.7
|
Netral
|
9.92
|
17.7
|
Arde
|
Kira2 14
|
10.8
|
Tabel luas penampang kaki di atas adalah rangkuman hasil pengukuran
luas penampang masing2 kaki untuk steker IEC ataupun schuko.
Berdasarkan data di atas terlihat dengan jelas sekali bahwa dalam
hal luas penampang IEC kalah jauh dibandingkan dengan schuko untuk kaki
line dan netral sedangkan untuk kaki arde IEC lebih unggul.
Berdasarkan data tsb diatas seharusnya sudah bisa disimpulkan bahwa
schuko memiliki daya hantar yg lebih baik pada kaki line dan netral,
sedangkan IEC lebih baik untuk arde, untuk bisa mengetahui dengan pasti
apakah prediksi ini benar maka bagian berikut dari tulisan ini akan menguraikan
proses pengukuran resistansi kontak dari masing2 kaki baik pada steker
IEC maupun schuko.
Pengukuran Resistansi kontak
Metode pengukuran resistansi kontak dapat anda lihat
pada gambar 5, sedangkan skema riil dari metode pengukuran tsb bisa
anda lihat pada gambar 6. Saya menggunakan CCS (constant current
source) untuk mengalirkan arus DC sebesar 0.57 ampere.
Mungkin terlintas di pikiran anda kenapa tidak digunakan saja multimeter
untuk mengukur resistansi kontak ini. Saya memang pernah mencoba menggunakan
multimeter namun tidak berhasil karena nilai resistansi kontak
ini sangat kecil untuk bisa diukur dengan multimeter yaitu berada dalam
kisaran dibawah 1 milli ohm, sedangkan multimeter pada umumnya memiliki
resolusi terkecil senilai 100 milli ohm.
Gambar 5
Gambar 6
Sebagai hasil pengukuran saya memperoleh drop voltage pada
masing kaki seperti yang bisa anda lihat di tabel 2 berikut.
Tabel 2, Tegangan Drop tiap kaki IEC dan Schuko
Tegangan Drop Masing2 kaki (mV)
|
IEC
|
Schuko
|
Line
|
0.5
|
0.4
|
Netral
|
0.5
|
0.4
|
Arde
|
0.3
|
1.8
|
Tabel 2 di atas menampilkan tegangan drop pada masing kaki,
untuk bisa mengetahui nilai resistansi kontaknya, tiap nilai pada Tabel
2 tsb harus dibagi dengan nilai arus CCS yaitu 0.57A, dan hasil pembagian
tsb bisa dilihat pada tabel 3 berikut ini :
Tabel 3, Resistansi kontak
kaki IEC dan Schuko
Resistansi Kontak kaki
(milliohm)
|
IEC
|
Schuko
|
Line
|
0.877
|
0.7
|
Netral
|
0.877
|
0.7
|
Arde
|
0.526
|
3.15
|
Bisa anda lihat
pada Tabel 3 di atas, Schuko jelas menggunguli IEC dalam hal resistansi
kontak walaupun memiliki nilai resistansi kontak yang lebih besar pada
kaki arde.
Keunggulan Konstruksi Fisik Schuko
Pada gambar 7 di bawah ini bisa anda lihat bahwa ketika steker
schuko tersambung dengan stop kontaknya maka sebagian body dari steker
tersebut akan terbenam dalam stop kontak dan juga dijepit oleh terminal
arde dari stop kantak yang ada pada dua sisi pada lubang stop kontak. Hal
ini akan membuat sambungan fisik antara steker dan stop kontak schuko menjadi
lebih kuat, karena gaya jepit yang terjadi pada kaki line dan netral dari
steker schuko juga dibantu oleh gaya jepit dari stop kontak pada body steker
schuko
Gambar 7
Lain halnya dengan steker IEC, dimana gaya yang menahan steker ketika
tersambung pada stop kontak hanyalah gaya jepit yang terjadi pada
kaki line, netral dan arde, tidak ada gaya jepit dari
stop kontak yang menahan body dari steker IEC. Sehingga jika kabel
power cord yang digunakan cukup besar dan berat maka akan ada kecenderungan
sambungan antara steker dan stop kontak IEC menjadi renggang. Selain itu,
seringnya steker IEC di cabut pasang dari stop kontaknya, juga bisa menyebabkan
gaya jepit dari stop kontak terhadap steker menjadi berkurang.
Untuk bisa memahami penjelasan ini silahkan lihat gambar 8 di bawah ini.
Gambar 8
Kemudahan penentuan fase pada IEC dan Schuko
Ketika tulisan ini masih dalam tahap awal saya mendapatkan masukan
dari rekan saya bahwa pada IEC kesalahan fasa sudah tidak mungkin terjadi,
karena dengan tiga terminal IEC maka hanya ada satu kemungkinan tersambungnya
steker dan stop kontak, lain halnya dengan schuko dimana steker dan stop
kontak bisa tersambung dalam dua posisi berbeda.
Saya sependapat dengan rekan saya ini, namun sangatlah mudah pula
menghindari masalah ini dengan cara menandai terminal line pada steker dan
stop kontak schuko dengan memakai spidol atau stiker bulat berwarna merah.
Anda juga bisa baca tulisan saya berkaitan dengan cara menguji fase power
cord pada link berikut ini :
Menguji Fase Power
Cord
Mana yang lebih bagus dalam hal kualitas suara
?
Secara pribadi saya lebih menyukai schuko karena karakter suaranya
menurut saya lebih bulat, detail, dan juga tight.
IEC memang memiliki nilai resistansi kaki arde yang lebih rendah
dibandingkan schuko, namun resistansi kontak pada kaki line dan netral
jauh lebih berpengaruh dalam menentukan kualitas suara.
Beberapa waktu lalu saya sempat pula bertanya dengan Manuel Huber ( Designer
dan Presdirnya FM Acoustic), ternyata
dia juga sependapat dengan saya.
Pada ahirnya saya menyarankan pada anda untuk mencoba membuktikan
sendiri, karena bagus atau tidak dalam hal suara adalah suatu hal subjektif
dimana setiap orang bisa memiliki pendapat yang berbeda.
Selamat membuktikan !