English  Click here for english version  


www.SAP.or.id


Low Frequency Generator



LFG Fig 1
Gambar 1


Fungsi
Cara Kerja
Inspirasi
Fitur

Cara Pemakaian
Ujicoba
Produk Sejenis



Low Frequency Generator atau disingkat LFG adalah sebuah alat yang saya rancang untuk menghasilkan gelombang magnetic bumi atau earth magnetic  wave (EMW) yg memiliki frekuensi 7.83 Hz dan  beberapa jenis gelombang frekuensi rendah lainnya.
Gelombang magnetic bumi / EMW sesungguhnya adalah gelombang electromagnetic  yg ada di sekitar kita.  
EMW pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Jerman yg bernama Dr. Winfried Otto Schumann (Dr. W.O Schumann) pada tahun 1952, sehingga kemudian hari EMW ini juga populer dengan sebutan gelombang Schumann  atau Schumann Wave. Dalam penemuan lebih lanjut di tahun tahun berikutnya ditemukan juga bahwa otak manusia sesungguhnya memiliki beberapa jenis gelombang  electromagnetic yg salah satunya yang paling dominan ketika manusia sedang terjaga  adalah  memiliki frekuensi sama dengan  EMW yaitu 7.83Hz,

Cara Kerja
LFG menghasilkan  lima jenis gelombang frekuensi rendah yaitu Schumann, Sinus dan Square 7.83Hz, Sinus 10Hz  dan Sinus 5Hz
Proses pembangkitan gelombang dilakukan dengan metode Pulse Code Modulation (PCM) yaitu metode yg juga digunakan pada CD Player. Dengan metode PCM maka bentuk unik gelombang Schumann atau bentuk unik lainnya menjadi sangat mudah di produksi. LFG juga menggunakan osilator berbasis Crystal sehingga frekuensi keluarannya menjadi sangat stabil untuk jangka waktu yang sangat lama.
Setelah dibangkitkan  maka gelombang frekuensi rendah diperkuat dan di transmisikan lewat Antena Choke Inti Besi untuk mendapatkan daya jangkau maksimum dan penempatan yang fleksibel.

Inspirasi dari RR-777
Dalam merancang LFG saya sangat banyak terinsipirasi oleh produk RR-777 buatan Acoustic Revive, sekitar tahun 2007-2008 ketika saya masih  bekerja di sebuah perusahaan importir peralatan audio high end yang kebetulan mengageni produk Acoustic Revive, saat itu saya sempat melakukan uji coba RR-777 dan juga menjual beberapa unit RR-777 ke konsumen home audio dan juga ke konsumen audio mobil, karena ternyata RR-777 juga bisa diaplikasikan di dalam mobil.
Saat ini  Acoustic Revive sudah tidak lagi memproduksi RR-777 dan menggantinya dengan versi baru yg lebih baik yaitu RR-888.
Saya tidak paham bagaimana mekanisme kerja gelombang electromagnetic frekuensi rendah terhadap peralatan audio tapi yg saya temukan  dengan pasti adalah pemakaian RR-777 membuat suara dari system audio menjadi lebih bersih, staging lebih rapi dan berbagai efek positif lainnya.
Pengalaman dengan RR-777 inilah yang ahirnya mendorong saya untuk berkesperimen membuat alat yg bisa menghasilkan EMW yg kemudian saya beri nama Low Frequency Generator. Riset perdana yg saya lakukan dalam membuat LFG saya lakukan pada sekitar bulan maret tahun 2013.  


LFG Fig2
Gambar2
Prototype LFG ( Maret 2013)



Dalam semua rancangan yang saya buat, saya berusaha untuk memberikan gaya yang berbeda dari produk lainnya, kali ini pada LFG ada 8 fitur yg saya sediakan
Delapan Fitur LFG
1. LFG mampu menghasilkan gelombang electromagnetic dengan komposisi harmonik yg mirip dengan  earth magnetic wave yg ditemukan oleh  Dr. W.O. Schumann    
   pada tahun 1952.  EMW yg ditemukan oleh Dr. W.O. Schumann adalah bukan gelombang umum seperti halnya  gelombang sinus, persegi, segitiga, ataupun
   gelombang umum lainnya yg biasa  dibangkitkan pada generator fungsi, akan tetapi EMW adalah gelombang dengan pola harmonik tertentu yang unik, dan tidak
   bisa dibangkitkan hanya dengan  generator gelombang  biasa. Gambar berikut adalah pola harmonik dari EMW penemuan Dr. W.O. Schumann

LFG 3

Gambar 3
Pola Harmonik EMW
Dikutip dari Wikipedia


    Seperti yang bisa anda lihat pada gambar di atas, selain frekuensi 7.83Hz yang memiliki amplitudo terbesar, masih ada lagi beberapa  harmonik yg ditemukan
    oleh Dr. Schumann saat penelitiannya, yaitu harmonik 14.1Hz, 20.3Hz 26.4Hz dan 32.4 Hz.  Sedangkan frekuensi 50Hz adalah harmonik yg tidak diperhitungkan       karena dianggap berasal dari saluran listrik  50Hz. Dalam jurnal nya Dr. Schumann menyebutkan bahwa pengukurannya   dilakukan di pegunungan Siborling    
    Jerman, dan tidak jauh dari lokasi pengukuran terdapat stasiun  kereta listrik, sehingga sangat wajar ada banyak gelombang electromagnetic dengan frekuensi
    50Hz, karena banyaknya penggunan listrik untuk kereta listrik.
   
    Umumnya produk penghasil Schumann Wave hanya memperhitungan frekuensi 7.83Hz dan menganggap frekuensi 7.83Hz adalah gelombang persegi/square, 
    padahal gelombang persegi memiliki  pola harmonik sangat berbeda dengan pola harmonik Schumann Wave.
    Dan jika pola harmonik di atas dikonstruksi menjadi sebuah bentuk gelombang dengan bantuan matematika deret Fourier dan Trigonometri maka bentuk    
    gelombang yang dihasilkan   akan berbetuk seperti pada gambar berikut.

LFG_4
Gambar 4
Bentuk EMW setelah dikonstruksi
   
    Terlihat bahwa bentuk Schumann Wave sangat unik  dan tidak beraturan sehingga tidak bisa dikonstruksi dengan bantuan osilator biasa.
    Jika anda adalah seorang DIYer mungkin  anda mengenal berberapa jenis IC ataupun rangkaian osilator pembangkit gelombang seperti misalnya ICL8038,
    XR2206, 555, osilator Wein Bridge, dan berbagai jensi osilator lainnya.  IC  dan rangkaian tersebut hanya bisa membangkitkan gelombang listrik dengan pola
    yang standar, dan tidak akan bisa membangkitkan EMW seperti yg ditemukan oleh Dr. W.O. Schumann
    LFG bisa membangkitkan gelombang electromagnetic yang mirip EMW karena LFG menggunakan osilator yang sudah menerapkan  teknik Pulse Code Modulation
    (PCM) dengan  bantuan microcontroller. Teknik PCM yang digunakan pada LFG mirip dengan PCM yang digunakan pada CD Player,  jika pada CD Player data digital     disimpan pada disc, pada   LFG data digital disimpan pada memori solid state yang ada di dalam microcontroller.
    Dengan teknik PCM  pada microcontroller maka  gelombang dengan  berbagai pola harmonik unik bisa dihasilkan.

2. Selain Schumann Wave dengan frekuensi 7.83Hz, LFG juga bisa menghasilkan gelombang frekuensi rendah  lainnya, secara keseluruhan LFG bisa menghasilkan 5
    jenis gelombang   yaitu.
            
                1. Schuman Wave 7.83Hz
LFG Fig5
Gambar 5
Display Schumann 7.83Hz
               

                2. Gelombang Sinus 7.83Hz
LFG Fig 6
Gambar 6
Display Sinus 7.83Hz

         

              3. Gelombang persegi/square 7.83Hz
LFg Fig5
Gambar 7
Display Square 7.83Hz

             
                  4. Gelombang Sinus 10Hz
LFG Fig8
Gambar 8
Display Sinus 10Hz

          
                     5. Gelombang Sinus 5Hz
LFG Fig9
Gambar 9
Display Sinus 5Hz


 
3. Menggunakan antena luar dari induktor berinti besi sehingga bisa memancarkan  EMW dan gelombang frekuensi rendah lainnya dengan kekuatan maksimal,  
    sebagai dampaknya adalah satu unit saja LFG bisa digunakan pada ruangan yg lebih besar. Dengan Antena Choke Inti Besi  maka walaupun LFG ditaruh di lantai,
    LFG masih bisa memberikan peningkatan kualitas gambar dan suara. Berbeda dengan produk lainnya yg hanya bisa bekerja dengan baik jika ditaruh pada posisi
    agak tinggi  yaitu 1-2m dari atas lantai.

LFg Fig10
Gambar 10
Antena Choke Inti Besi


4. Memiliki fasiltas pengaturan level keluaran sehingga  output dari LFG bisa di set pada level yg optimal pada system yg memakainya

5. LFG menggunakan Osilator berbasis kristal sehingga memiliki kestabilan yg sangat tinggi. Prototype LFG yg saya buat pada  bulan Maret 2013, masih tetap
    menghasilkan frekuensi  yang stabil sampai saat tulisan ini saya buat yaitu  Juni 2016, atau kalau dihitung sudah 3 tahun lebih frekuensi dari prototype LFG masih
    sangat stabil.

6. LFG dapat disetel dengan menggunakan remote control, sehingga pengguna bisa menyetel Level dan jenis gelombang keluaran sambil duduk di sweet spot dari         system tanpa harus  bolak  balik berjalan dari sweet spot ke posisi peletakan LFG.

LFG Fig11
Gambar 11
LFG dengan Remote Control


7. LFG saya rancang untuk dapat bekerja dari tegangan listrik AC 220V ataupun dari tegangan DC dalam rentang 14-20VDC, sehingga selain bisa digunakan dalam
    rumah, LFG  juga bisa digunakan dalam mobil.
8. LFG dilengkapi dengan display LCD, yg hanya menyala ketika ada setting lewat tombol ataupun remote control, namun ketika tidak ada setting maka lampu LCD    
    secara otomatis akan mati

Cara Pemakaian

LFG bisa digunakan  dalam ruang dengar musik dengan cara menempatkannya di posisi sekitar  peralatan audio.  Untuk mendapat hasil terbaik LFG sebaiknya ditaruh di posisi sekitar 1-2 m dari lantai, namun berbeda dengan produk sejenis lainnya, karena LFG menggunakan antena luar dengan Choke Inti besi, maka walaupaun LFG diletakkan di lantai sekalipun, LFG masih bisa memberikan peningkatan kualitas suara.
Ada  lima Mode bentuk gelombang yg bisa dihasilkan oleh LFG tapi untuk ruang dengar Mode No1 yaitu Schuman 7.83Hz  dan 
Mode No2 yaitu Sinus 7.83Hz adalah yg paling saya sarankan.
Setelah  peletakan kemudian set level sampai dirasakan peningkatan kualitas suara  yang  paling maksimal.
Dalam waktu sekitar 40 detik setelah setting terahir maka lampu LCD akan mati dengan sendirinya dan baru menyala lagi jika ada perintah seting baru.
Berdasarkan pengalaman uji coba kebanyakan user menyukai Mode 1 yaitu Schumann 7.83Hz.
Posisi terbaik untuk meletakan alat ini adalah pada sisi samping ruang dengar menghadap area antara speaker dan sweet spot.
Untuk ruangan dengan dimensi 4x5 m2 level optimum yang saya dapatkan adalah pada 35%, semakin besar ruangan tentunya akan membutuhkan level yang lebih besar.
LFG pada dasarnya bisa bekerja 24 jam non stop akan tetapi untuk menghemat energi sebaiknya dimatikan pada saat tidak digunakan.




Produk Sejenis
  RR-888 dari Acoustic Revive


Uji Coba
LFG, Mandailing, Gayo dan Robusta

Mengurangi bawel pada manula dengan LFG



Ke Laman Utama