Selisih antara Vpos dan Vpeak(+) maupun juga selisih
antara Vneg dan Vpeak(-) setelah dikurangi tegangan ripple
Vr adalah tegangan saturasi positif dan negatif atau kita sebut
Vsat(+) dan Vsat(-) dalam realitanya Vsat(+) dengan Vsat(-)
ini bisa sama ataupun berbeda, akan tetapi dalam perhitungan
kalkulasi daya harus dianggap sama dan mengacu pada nilai Vsat yang
lebih besar. Pada data sheet LM3886 nilai Vsat ini disebut sebagai
output drop Voltage dan besarnya adalah 3V.
Darimana harus memulai
Langkah2 yang harus dilakukan sebelum melakukan perhitungan
daya adalah kita harus menentukan kondisi sbb :
1. Berapa watt daya yang diinginkan (Po)
2. Berapa ohm impedansi speaker yang akan terhubung
pada penguat ini (RL)
3. Berapa besar Vsat, dengan melihat data sheet
atau mengukur sendiri
4. Berapa besar Nilai kapasitor C pada power supply
yang ingin digunakan
5. Berapa besar nilai arus bias.
Tentunya juga daya maksimum yang ingin dikeluarakan
tidak boleh melebihi batas kemampuan dari amplfier yang bersangkutan,
dalam kasus LM3886 daya keluaran maksimumnya adalah 68 watt pada
impedansi speaker 4 ohm.
Langkah-langkah Perhitungan
kebutuhan daya
1. Menghitung Tegangan keluaran RMS (Kita
sebut Vo_RMS)
Setelah kita menemukan daya keluaran yang diinginkan
( disebut Po) dan juga impedansi speaker (disebut RL),
kita bisa menghitung daya keluaran RMS dari penguat dengan formula
sbb
Vo_RMS = akar
( Po x RL)....................................Persamaan 2
2. Menghitung Vpeak
Setelah V_RMS didapat kita harus menghitung Vpeak
dengan bantuan formula berikut :
Vpeak = Vo_RMS
x 1.4142...................................Persamaan 3
3. Menghitung Arus Beban IL
Untuk menghituang arus beban IL bisa kita
gunakan formula pada persamaan 4 berikut ini :
IL = akar (Po
/ RL)..................................................Persamaan
4
Arus IL ini adalah arus yang harus disediakan
oleh trafo daya, jika penguat anda bekerja dalam Kelas AB maka
nilai IL ini harus ditambah dengan arus bias pada operasi Kelas
AB yang bersangkutan.
4. Menghitung tegangan ripple Vr
Vr bisa kita kalkulasi dengan menggunakan persamaan
1 dengan memakai nilai arus beban yang kita dapat dari langkah
3 di atas dan
dengan nilai kapasitor C yang sudah kita tentukan
sebelumnya
Formulanya
adalah sbb : Vr = (0.5 x IL x 0.02) /(C)
Dimana IL dalam ampere dan C dalam mikrofarad
5. Menghitung tegangan power
supply yang diperlukan
Besarnya tegangan power supply yang diperlukan
adalah penjumlahan dari Vpeak, Vsat dan Vr ditambah dengan nilai
tegangan 1.2V sebagai tegangan drop di penyearah gelombang penuh.
Vsupply
= Vpeak + Vsat + Vripple + 1.2V......................Persamaan 6
6. Menghitung Tegangan Trafo yang diperlukan
Tegangan Trafo yang diperlukan adalah Vsupply dibagi
dengan 1.4142, dengan rumus dapat ditulis sbb :
Vac1
= Vac2 = Vsupply / 1.4142...................................Persamaan
7
Setelah melewati 6 langkah di atas maka anda sudah
bisa mengetahui kapasitas trafo yang anda perlukan yaitu sebuah
trafo dengan sekunder Vac-0-Vac dengan rating arus sama dengan IL.
Jika anda ingin menggunakan Speaker Protector atau
preamp dalam satu casing dengan amplifier ini anda harus
menambahkan gulungan sekunder lain untuk keperluan ini
Program Kalkulasi
Untuk memudahkan anda melakukan perhitungan di atas
saya telah menyiapkan untuk anda sebuah program sederhana dalam
format xls,
silahkan click di sini :
http://www.sap.or.id/Kalkulasi_Daya_Penguat_Kelas_B_AB.xls
Semoga tulisan ini bisa membantu anda untuk menghitung
dengan cepat dan akurat akan kebutuhan daya sebuah penguat
Kelas B/AB sehingga bisa menentukan trafo yang cocok dengan
kebutuhan anda.
Contoh Aplikasi
Berikut saya akan memberikan sebuah contoh aplikasi
untuk agar anda bisa memahami lebih jelas pemakaian metode perhitungan
yang telah saya uraikan di atas.
Seorang Gain Cloner hendak membuat power amplifier
menggunakan LM3886, daya keluaran yang diinginkan adalah
50 watt dengan speaker berimpedansi 8 ohm, elco catu daya yang ingin
digunakan adalah 10000uF, dan tegangan saturasi Vsat adalah 3V.
Berapakah rating trafo yang harus disediakan
* Langkah 1 , Menghitung tegangan keluaran
RMS
Vo_RMS = akar(Po x RL)
= akar(50watt x 8 ohm)
= 20 Vrms
* Langkah 2, Menghitung Vo_peak
Vo_peak = VoRMS x 1.4142
= 20 Vrms x 1.4142
= 28.284 Vpeak
* Langkah 3, Menghitung Arus beban IL
IL = akar (Po / RL)
= akar (50watt/8ohm)
= 2.5 A
Berdasarkan informasi di data sheet
LM3886, arus bias nya (Total Quiescent Power Supply Current)
adalah 85 mA
Sehingga arus yang harus disediakan
oleh trafo adalah 2.5A + 85mA = 2.585 A
* Langkah 4, Menghitung Tegangan ripple
Vr = (0.5 xILx 0.02)/(C)
= (0.5 x
IL x 0.02)/( 0.01) ------> 10000uF = 0.01
F
= 2.585V
* Langkah 5, Menghitung Tegangan power supply
yang diperlukan
Vsupply
= Vpeak + Vsat + Vripple + 1.2V
= 28.284V + 3V + 2.585V + 1.2V
= 35.069 V
* Langkah 6, Menghitung tegangan trafo yang
diperlukan
Vac1 = Vac2 = Vsupply/1.4142
= 35.069/1.4142
= 24.8V
Dari perhitungan di atas maka trafo yang diperlukan
adalah trafo dengan sekunder 24.8V-0-24.8V dengan rating arus 2.585A
Seperti pada gambar 4 di bawah ini
Gambar 4
Hasil perhitungan contoh aplikasi
Dalam menyediakan trafo tentunya ada tidak perlu
memesan dengan trafo dengan nilai persis seperti di atas tapi bisa
dilakukan pendekatan sehingga trafo yang disediakan bisa menjadi
25V-0-25V, 2.6A.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa
hasil perhitungan ini adalah untuk satu kanal amplifier atau mono,
jika penguat yang hendak anda buat adalah stereo tentunya anda
harus menyediakan trafo yang rating arusnya adalah dua kali hasil
perhitungan di atas namun dengan tegangan yang sama, atau bisa juga
menyediakan dua buah trafo terpisah untuk masing2 kanal.
Semoga tulisan ini
bisa membantu anda untuk menghitung dengan cepat dan akurat akan
kebutuhan daya sebuah penguat Kelas B/AB sehingga bisa menentukan
trafo yang cocok dengan kebutuhan anda.
Kembali
ke Halaman utama